TITIK-TITIK HUJAN RINTIK-RINTIK
DINGIN-DINGIN SEPOI ANGIN DINGIN
YANG BERKASIHAN TERTAWA KECIL
BERDDEKATAN MENGHANGATKAN DIRI
TITIK-TITIK HUJAN RINTIK-RINTIK
DINGIN-DINGIN SEPOI ANGIN DINGIN
SEORANG GADIS YANG BERSENDIRI
TAK HIRAUKAN BADANNYA MENGGIGIL
MEMANDANG ENTAH APA DI PANDANG
MENANTI SIAPA YANG DI NANTI
MEMANGGIL TIADA YANG TAMPIL
MENITIK AIR MATA TANGIS
TITIK-TITIK HUJAN RINTIK-RINTIK
DINGIN-DINGIN SEPOI ANGIN DINGIN
YANG BERKASIHAN TERTAWA KECIL
YANG SENDIRI HATINYA MENGGIGIL
Entah mengapa tiba-tiba lagu tempo doeloe yang disenandungkan oleh MARINI ini spontan muncul dalam ingatanku tanpa satu baitpun yang lupa dari tiap syairnya.
Aku merasa berada dimasa lalu dimana kesulitan dan kemelut hidup belum pernah aku cicipi. Aku hidup sesuai dengan suasana hati tanpa beban yang harus ditutupi.
Mungkinkah memang aku sekarang ini mengalami suasana itu kembali,tanpa beban dan derita hati andai ya moga semuanya membawa berkah dan pendorong semangat hidup bagi aku dan ketiga anakku.
Ami....n
Sabtu, 14 Mei 2011
Sabtu, 23 April 2011
HARI KARTINI
21 April adalah hari dimana para wanita mengenang perjuangan ibu R.A.Kartini , perjuangan untuk membela hak-hak wanita yang dianggap tertindas dan tidak mendapatkan keadilan seperti yang di dapat para laki-laki.
Kartini merasa bahwa wanita pada zamannya hanya dijadikan budak dan pemuas nafsu laki-laki dan lain sebagainya- dan lain sebagainya , pada intinya laki-laki dan wanita adalah sama-sama manusia maka Kartini menginginkan laki-laki dan wanita diperlakukan sama dalam segala hal.
Kini berpuluh bahkan beratus tahun era kartini terlewati , perjuangannya banyak dinikmati oleh wanita. Mereka bisa berpendidikan tinggi , bisa berkarya , memiliki karir bahkan ada yang berjuang melanjutkan jejak Kartini dan mereka berhasil.
Lucunya.....
Disatu sisi wanita menikmati segala yang menjadi keinginannya , disisi lain sebagian lelaki memanfatkan kesempatan ini. Mereka memperdaya ,membodohi , membohongi bahkan memanfaatkan emansipasi wanita untuk kepentingan pribadinya bahkan ada yang tanpa malu-malu menggunakan wanita untuk alat bisnisnya atau untuk menutupi kelemahan dan meninggalkan tanggung jawabnya dengan berpura-pura mencintai atau menyayangi wanita tentunya.
Lalu......
Inikah kebebasan , keadilan, atau persamaan hak yang di inginkan Kartini ?
Kalau kenyataannya wanita tetap tertindas dan tak berdaya.
Kartini merasa bahwa wanita pada zamannya hanya dijadikan budak dan pemuas nafsu laki-laki dan lain sebagainya- dan lain sebagainya , pada intinya laki-laki dan wanita adalah sama-sama manusia maka Kartini menginginkan laki-laki dan wanita diperlakukan sama dalam segala hal.
Kini berpuluh bahkan beratus tahun era kartini terlewati , perjuangannya banyak dinikmati oleh wanita. Mereka bisa berpendidikan tinggi , bisa berkarya , memiliki karir bahkan ada yang berjuang melanjutkan jejak Kartini dan mereka berhasil.
Lucunya.....
Disatu sisi wanita menikmati segala yang menjadi keinginannya , disisi lain sebagian lelaki memanfatkan kesempatan ini. Mereka memperdaya ,membodohi , membohongi bahkan memanfaatkan emansipasi wanita untuk kepentingan pribadinya bahkan ada yang tanpa malu-malu menggunakan wanita untuk alat bisnisnya atau untuk menutupi kelemahan dan meninggalkan tanggung jawabnya dengan berpura-pura mencintai atau menyayangi wanita tentunya.
Lalu......
Inikah kebebasan , keadilan, atau persamaan hak yang di inginkan Kartini ?
Kalau kenyataannya wanita tetap tertindas dan tak berdaya.
Kamis, 17 Maret 2011
TEMAN atau SAHABAT
Apasih bedanya teman dan sahabat , dan dimana letak persamaannya ?
Aku hidup dilingkungan orang- orang berpendidikan , mereka semua punya gelar minimal S1, tapi entah kenapa aku tak merasa bahwa diantara mereka aku nyaman , tenang atau teduh . Karna yang yang ada hanya kemunafikan ,mereka manis hanya didepan tapi dibelakang menikam .
Saling gasak - saling gesek dan saling menjatuhkan bahkan rela mengadu domba asal kenginannya terlaksana. Ada yang selalu bikin orang sakit hati, ada yang merasa jadi pahlawan padahal rival tuk mencari perhatian , ada juga yang merasa paling benar sehingga kerjanya hanya menyalahkan orang lain , ga ketinggalan yang menganggap orang lain itu rendah dan hina ( hi....... ngeri ).
Aku ada dilingkungan mereka , tapi tak tau aku masuk katagori yang mana ,yang pasti aku harus terus bersama mereka selama kewajiban tugas belum habis waktunya.
Aku ada di lingkungan mereka , tapi aku masih bertanya siapa sebenarnya mereka , TEMAN atau SAHABAT ?
Aku hidup dilingkungan orang- orang berpendidikan , mereka semua punya gelar minimal S1, tapi entah kenapa aku tak merasa bahwa diantara mereka aku nyaman , tenang atau teduh . Karna yang yang ada hanya kemunafikan ,mereka manis hanya didepan tapi dibelakang menikam .
Saling gasak - saling gesek dan saling menjatuhkan bahkan rela mengadu domba asal kenginannya terlaksana. Ada yang selalu bikin orang sakit hati, ada yang merasa jadi pahlawan padahal rival tuk mencari perhatian , ada juga yang merasa paling benar sehingga kerjanya hanya menyalahkan orang lain , ga ketinggalan yang menganggap orang lain itu rendah dan hina ( hi....... ngeri ).
Aku ada dilingkungan mereka , tapi tak tau aku masuk katagori yang mana ,yang pasti aku harus terus bersama mereka selama kewajiban tugas belum habis waktunya.
Aku ada di lingkungan mereka , tapi aku masih bertanya siapa sebenarnya mereka , TEMAN atau SAHABAT ?
Langganan:
Postingan (Atom)